Rabu, 14 Maret 2012

Sebuah Puisi Cinta Masa SMA*hanya tulisan

Sekali lagi, ini hanya tulisan, benar-benar hanya tulisan belaka. Tidak ada maksud apapun, tidak pula atas dasar apapun. Tulisan ini dibuat hanya keisengan belaka, jadi ga boleh salah sangka yaa hehehe :D

Jika kau bertanya "siapa aku" maka kujawab bahwa aku adalah penggemar rahasiamu.
Aku yang mencintaimu dalam diam sejak kita pertama bertemu saat SMAdulu.
Aku yang tau nomor HP mu namun tak cukup berani untuk sekedar menghubungimu.
Aku yang tau pasti alamat rumahmu tapi tak punya cukup nyali untuk menghubungimu.
Aku yang setiap hari bertemu denganmu namun tak pernah bisa bersuara untuk menyapamu.
Aku tau makanan favorit mu, minuman kesukaanmu, warna kesukaanmu, dan benda - benda koleksimu namun tak pernah memberikanmu sesuatu walaupun betapa inginnya aku.
Aku yang hingga saat ini masih menjaga perasaan ini dan berharap suatu saat kau akan tau.
Aku bukan tak ingin melupakanmu dan mencari sosok lain dalam hidupku.
Tapi kau selalu muncul seperti hantu, lagi dan lagi, terus dan terus membayangiku selama nyaris 6 tahun ini.
Tulisan ini tentu saja tidak akan pernah sampai ke tanganmu, apalagi terbaca olehmu, dan kau tak kan pernah tau betapa dalam aku mencintaimu.

aku yang tak punya cukup keberanian untuk menyampaikan padamu, walaupun aku mau..

*kesambet apa ya waktu itu aku bikin tulisan beginian haha..
tujuhmaretduaribusebelas

Selasa, 13 Maret 2012

Encok Pegelinu

Bagaimana rasanya?
Jika kita sudah sekian lama tidak berolahraga kemudian olahraga pada suatu waktu tanpa pemanasan?
Ya seperti ini.
Aku mengalaminya. Aku bahkan lupa kapan terakhir kalinya aku berolahraga, bahkan untuk gerakan-gerakan ringan sekalipun. Dan tiba-tiba saja aku ingin berolahraga di pagi itu, bermain bulutangkis bersama Dila. Saking bersemangatnya, aku lupa melakukan pemanasan, dan baru ingat di tengah permainan. Karena udah tanggung, jadilah aku lanjutin aja permainannya da kagok haha.
Kirain ga bakalan kayak begini akibatnya, eh ternyataa...
Sakit badan, encok pegelinu. Aku masih 21 tahun tapi berasa kayak nenek-nenek, pegel dimana-mana, mulai dari leher, punggung, pinggang sampe kaki sakit semuanya. Padahal main bulutangkisnya mah Cuma sebentar, 30 menit saja haha.
Gga lagi-lagi deh yaa olahraga tanpa pemanasan gini.. Sampe hari ini juga sakitnya masih belum ilang hheu..
Warning : Jangan coba-coba olahraga apapun tanpa pemanasan, apalagi kalo udah lama ga olahraga.

duabelasmaretduaribuduabelas

Sabtu, 10 Maret 2012

Let's Practice Spoken English !

Pengen deh lancar bahasa Inggris, terutama ngomongnya.. Kayaknya kan asik banget kalo bisa fasih berbahasa Inggris. Apalagi kan saya pengen banget ke London, kalo ga bisa bahasa Inggris gimana caranya?hahaha..
Selain itu memang ga bisa dipungkiri yaa, bahasa Inggris jadi hal yang sangat penting jaman sekarang ini..Kita mau ngelamar kerja, baik part time ataupun tidak hampir semuanya memiliki syarat minimal kemampuan berbahasa Inggris. Saya sangat sadar kemampuan bahasa Inggris saya sangat minim, dan dengan melihat kenyataan sekarang saya pun menjadi ingin belajar bahasa Inggris agar lebih baik (yaa seenggaknya ga parah-parah banget lah hheu)..

Oke, berhubung sekarang-sekarang ini saya lagi semangat belajar bahasa Inggris, jadi saya berencana untuk menulis blog dalam bahasa Inggris di beberapa waktu (tentu saja saat saya lagi rajin haha). Nah, karena saya masih amatir dan baru belajar, jadi mohon maaf bila terjadi banyak kesalahan baik dalam tata cara penulisan dan aturan kata dan lain lain sebagainya. Harap dimaklumi (gayanyaaa, seakan-akan blog ini banyak yang baca aja hahaha)..

Bye bye,
Tipha
sepuluhmaretduaribuduabelas

Percakapan III

Akhirnya latihan mobil selesai. Udah 10 kali pertemuan, tapi saya ngerasa masih kurang. Selain belum terlalu lancar, di tengah jalan mesin mobil masih sering mati terutama di daerah macet. Pelatih saya bilang karena sasya sering lupa nginjek kopling kalo lagi panik. hhaa -___-"

Saya mau cerita sedikit tentang pelatih saya. Namanya Pak Fian. Orangnya rada cuek tapi kalo dipikir-pikir beliau punya pemikiran yang lumayan bijak. Coba liat petikan kata-kata beliau berikut ini :

"Bedanya manusia sama ayam itu ada dua yaitu kerja dan ibadah. Kalo cuma cari maka doang sih, ayam juga bisa. Makanya manusia punya akal buat mikir dan dipake buat kerja. Terus sama ibadah juga harus.Itu yang ngebedainnya. Kalo manusia ga ibadah juga ga kerja ya apa bedanya sama ayam?"
Cukup dalem, tapi bener juga !

Ketika manuju jalan pulang, kami menemukan jalan yang macet. Menurut kabar, sedang ada penggusuran pasar di daerah yang kami lewati. Salah satu mobil, dengan pengendara seorang ibu sekitar usia 30 tahun an lah mengklakson mobilnya berkali-kali. Sampai-sampai ibu tadi diteriakin sama warga setempat.
"Udah tau macet, malah klakson-klakson", kata warga setempat.

Lalu pelatih saya bilang, "Nanti kalo udah bisa bawa mobil jangan gitu ya. Macet ko klakson-klakson, mana bisa jalan. Yang sabar.. Orang kalo emosi pasti ngebawanya ga akan bener.." Saya pun mengangguk. 
Lalu beliau melanjutkan, "Saya bukannya mau sombong. Selama saya bisa mobil dari jaman SMP, alhamdulillah belum pernah nyenggol apalagi nabrak, nyenggol spion aja belum pernah.."
Wooww amazing banget, nyenggol spion aja belum pernah? Saya aja naik motor udah dua kali nyenggol spion mobil orang dan nyenggol motor orang sampe nyusruk.. Tapi semoga selanjutnya bakalan baik-baik aja, aamiin..

Begitulah, saya ucapkan terimakasih pada Pak Fian yang sudah mengajarkan saya dengan sabar selama 10 x 45 menit. Semoga ajarannya bermanfaat dan saya bisa mengendarai mobil dengan baik dan aman. aamiin.
:D

tujuhmaretduaribuduabelas

Rabu, 07 Maret 2012

Andai Aku Punya Uang 5juta Hari Ini wkwk

Perhatian.
Mungkin tulisan ini bisa jadi dianggap konyol tapi ya sudah jangan dihiraukan yah hahaha.

Padahal ini masih pagi buta, dan saya baru saja terbangun dari tidur tetapi saya sudah bermimpi lagi. Saya sedang berandai-andai tentang apa yang akan saya lakukan jika saya diberikan uang sebesar 5 juta hari ini. Saya akan menggunakan uang itu untuk berbagai macam hal, diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Saya ingin membeli handphone baru, mengingat tragedi beberapa waktu lalu yang menyebabkan HP saya lenyap sementara HP lama saya punya masalah di batereinya yang sebentar-sebentar mati. Untuk membeli HP baru saya membutuhkan satu juta.
2. Saya pengen beli jaket yang agak tebel mengingat akhir-akhir ini lebih sering naik motor, biar ga terlalu angin-anginan. Hmm kurang lebih 150rb mungkin.
3. Akhir-akhir ini sisi feniminitas saya lagi mulai tumbuh. Mungkin saya juga perlu belanja beberapa alat kecantikan (hahaha) dan lain lain. Hmm barapa yahh? 500rb cukup lah. Itu untuk beli perlengkapan kecantikan termasuk diantaranya shampo, conditioner, body lotion, lulur, baju, tas, sepatu, jam tangan dan oh ya, ke salon.
4. Beli snack buat cemilan, 50rb aja..
5. Wisata kuliner. Ga perlu jauh-jauh, di sekitaran Bandung aja masih banyak yang belum didatengin. Perlu berapa ya buat kuliner? 500rb kali yaa..
6. Terus saya pengen beli 20 bungkus nasi bungkus. Kira-kira totalnya 200.000.
7. Oke, saya sudah menghabiskan 2.700.000. Selebihnya akan saya simpan untuk tabungan jalan-jalan ke London. hehehhe..

Oh iya, satu lagi.. Saya pengen beli satu aja buku karyanya Raditya Dika, yang mana aja judulnya. Tapi temen saya bilang yang bagus itu yang judulnya Radikuskakus (kalo ga salah haha). Hmm, harganya ga tau berapa tapi mungkin 50.000 cukup yah. Berarti tabungan buat jalan-jalan ke London nya sisa 2.250.000.

Nah, itulah yang akan saya lakukan bila hari ini saya mendapatkan uang sebesar 5juta. Tentu saja hanya mimpi.Mau dapet dari mana uang 5 juta hari ini? wkwkwk..
Tulisan ini hanyalah keisengan belaka.
Terimakasih masih bersedia membaca hehehehe..
:D

tujuhmaretduaribuduabelas

Main :D

Seharusnya, ini sudah memasuki minggu ketiga di semester delapan. Semester delapan? Waahh, udah banyak yaa bilangan semester yang aku jalani di kampus ini. Yaa inilah awal semester delapan, tapi aku sama sekali belum memulai semester baru dengan apapun. Seakan-akan masih liburan, kerjaanku hanya bermain dan bermain. Apalagi aku baru saja memulai sebuah permainan baru, The Sims hahaha.. Di semester delapan ini aku mengontrak Capita Selekta dan Skripsi. Aku tidak mengambil mata kuliah yang lain. Bukan karena nilainya sudah bagus sehingga tidak ada lagi yang perlu diperbaiki, bukan. Tapi karena mata kuliah yang ingin aku ulang adalah mata kuliah praktikum dan aku sudah tidak lagi memiliki banyak semangat untuk mengulang praktikum kembali. Selain itu, aku juga berniat mungkin saja dengan tidak mengambil kuliah lagi, maka aku dapat lebih fokus menjalani skripsi. Tapi nyatanya, hal ini hanya membuatku fokus untuk bersantai-santai, bermain, menonton dan tidur hahaha -_______-"
Oiya, aku mau sedikit cerita bahwa aku sedang mengandrungi game baru(bahasanyaaa hha). Aku tidak akan bercerita mengenai bagaimana permainan ini, apa saja kegiatannya dan lain sebagainya. Karena menurut Dila, "Hampir setiap orang di dunia ini pasti mengenal The Sims." Jadi intinya, aku terlambat mengenalnya, dan terlambat pula menyukai permainannya hahaha.. The Sims ini mengingatkanku pada beberapa tahun yang lalu, aku juga pernah katgihan bermain game di facebook. Namanya Pet Society. Sebenarnya hampir sama dengan The Sims, tapi kalau The Sims pemainnya adalah manusia, di Pet Society pemainnya adalah kucing. Intinya hampir sama, kalo kucing laper harus makan, harus tidur, buang kotoran, mandi, berkunjung ke tetangga dan menyusun barang-barang yang ada di rumah. Aku memainkan game itu cukup lama, sekitar satu tahun tetapi terhenti karena awalnya jaringan internet yang kacau sehingga sering gagal dalam melakukan koneksi. Berkali-kali mencoba akhirnya aku bosan dan meninggalkannya hehe.. Sampai saat ini aku belum pernah bermain Pet Society lagi, tapi ada niatan untuk coba-coba buka lagi*loh. 


Oke, baiklah. Sepertinya tidak apa-apa bermalas-malasan sekarang (kayak yang biasanya rajin aja haha) asal jangan kebablasan aja ya hehe..

tujuhmaretduaribuduabelas

Senin, 27 Februari 2012

Metpen and I

Selama semester 7 ini, tidak ada hal lain yang lebih memusingkanku sepusing aku menghadapi metpen..
Diawali di awal semester, aku sudah harus dibingungkan oleh keharusan memilih satu dari empat bidang Psikologi dan setelah melalui berbagai pemikiran panjang, maka aku mentapkan pilihan pada bidang perkembangan. Tidak ada alasan spesifik sebenarnya, kenapa aku ngambil bidang itu. Tapi mungkin, aku hanya berpikir mungkin akan sulit kalo aku milih PIO ( Psikologi Industri dan Organisasi) dalam mencari perusahaan untuk tempat penelitian. Jadi intinya, cuma karena ga mau ribet..

Dan ternyata, you know what??
Di perkembangan juga ga mudah ternyata, bahkan jauh.. jauh dan jauuhhh lebih sulit dari apa yang kubayangkan. Aku mengunjungi 3 SD, 2 SMP, 1 SMA dan 1 panti jompo untuk mencari kemungkinan fenomena yang mungkin bisa kuangkat menjadi judul. Aku mengajukan lima judul yang semuanya ditolak, kemudian aku mengajukan judul keenam dengan penuh keputusasaan tentang apa yang harus aku lakukan lagi bila judul keenam ini juga ditolak.
Coba kau bayangkan bagaimana rasanya ketika teman-temanmu telah melaju hingga bab kesekian sementara aku masih berkutat pada bab satu point pertama, yaitu Latar Belakang Masalah. Itu rasanya benar-benar menyiksa. Bahan obrolan yang hangat saat itu adalah membicaakan masalah metpen dengan bertukar pikiran mengenai teori bahkan ada yang sudah sampai alat ukur. Rasanya ingin menangis, tetapi seperti biasa aku tidak bisa dan itu membuatku semakin tidak enak. Percayakah kamu? Aku bermimpi nyaris di setiap malam ketika aku tidur dan mimpi itu tentang metpen. Mulai dari bimbingan, nyari bahan sampai forum. Hah, bisa-bisanya aku selebai itu dalam hal akademik. Aku bahkan sempat (bukan sempat sih sebenarnya, tapi udah sering banget) berencana untuk menyerah dan mengulang metpen semester depan saja. Tapi alhamdulillah Allah masih menguatkanku untuk bertahan.

Oke, kembali ke judul. Akhirnya aku memakai judul keenam. Hingga akhir pertemuan sebenarnya pembimbing tidak menyatakan persetujuannya atas judul yang kuajukan. Itu membuatku semakin galau. Forum pun tiba dan aku benar benar dalam keadaan tidak pede. Selain masalah judul yang masih gamang, diperparah oleh penulisan laporan yang ternyata hancur sekali. Banyak kata yang salah ketik, penulisan yang berantakan dan ahh rasanya benar-benar putus asa. Tetapi pertolongan Allah benar-benar dekat dan datang di saat aku benar-benar sudah lagi tidak sanggup bahkan untuk sekedar berharap. Saat itu aku hanya berharap agar lulus metpen di semester tujuh. Forumku tidak bisa disebut sukses sebenarnya tetapi setidaknya apa yang terjadi di forum saat itu membuatku tenang. Aku tidak tahu kenapa rasa tenang itu muncul, tetapi mungkin lebih tepat menyebutnya lega. Aku benar-benar lega saat itu. Pernahkah kukatakan padamu bahwa rasanya itu seperti ada duri tajam yang dicabut paksa. Sakit awalnya tetapi setelahnya sangat lega
Sekarang, hasil metpen sudah keluar. Alhamdulillahi Rabbil 'alaamiin aku ucapkan, karena Allah mengijinkan aku lulus.. Kini saatnya untuk skripsi. Semoga Allah tetap membimbingku selalu.. aamiin.
duapuluhlimafebuariduaribuduabelas

Minggu, 26 Februari 2012


Aku memiliki beberapa alasan yang sebenarnya sangat sulit kujelaskan tetapi aku telah berusaha menjelaskannya. Meskipun aku tau mungkin tidak dapat kau terima sepenuhnya karena aku sangat paham bahwa kau telah cukup lama bersabar. Tetapi bisakah kau sedikit lagi saja lebih bersabar? Karena sabar itu tidak ada batasnya.. Dan sesuatu yang indah itu akan datang di saat yang tepat. Bahkan lebih indah dari apa yang kita bayangkan.

Rabu, 15 Februari 2012

Antara Suka dan Duka

Seharusnya, hari ini menjadi hari yang menyenangkan bagi saya. Senang secara sempurna. Tapi memang benar, segalanya tidak ada yang sempurna di dunia ini, begitupula kebahagiaan di hari ini.
Hari ini, saya jalan-jalan bersama teman-teman, menghabiskan sisa liburan yang diperpanjang. Kami ke Kampung Gajah, Lembang. Disana kami bermain berbagai wahana permainan.


Semuanya berjaan baik-baik saja sampai sekitar pukul 14.00 saya menyadari kalau HP saya sudah tidak ada. Saya tidak tahu persis dimana dan bagaimana proses kehilangan itu terjadi. Tetapi yang jelas, kemungkinan besar, dia hilang ketika saya naik offroad. Kejadiannya sangat cepat. Sesaat sebelum offroad saya mengantongi HP di kantong baju, suatu tindakan bodoh, udah tau kantong bajunya longgar banget haha.

(sesaat sebelum off road, saya yakin HP saya masih ada di saku baju hheu)

(saya menduga HP saya jatuh di kubangan lumpur seperti ini)

Dicari-cari di tas ga ada, di kantong ga ada. Bahkan Ary dan mang petugas disana sampai mengitari rute 
off road sekali lagi untuk mencari HP saya dan tidak ada juga. Sejujurnya saya lupa persisnya apakah saya membawa HP saat naik off road atau tidak. Karena sebelumnya saya berniat meletakkannya di tas tapi saya ragu saya jadi melakukannya atau tidak. Kemungkinan besar tidak dan saya curiga HP saya jatuh kecemplung di genangan lumpur. Beruntung petugas disana cukup berbaik hati. Selain mau mengitari rute, mereka juga mau turun ke genangan lumpur yang dalam itu untuk mencari HP saya*mungkin karena kasian ngeliat muka saya yang udah kayak apa buteknya*. Tapi hasilnya sama aja, nihil. Sebenarnya saya tau pun bila HP itu ditemukan saya yakin dia sudah lagi tidak bernyawa, sudah rusak dan tidak bisa dinyalakan lagi kecuali saya memperbaikinya. Tapi yang saya inginkan saat itu adalah menemukan bangkainya, seburuk apapun kondisinya saat itu. Tapi ya sudahlah, kami tidak berhasil menemukannya. Petugasnya bilang, dia akan menghubungi kami bila suatu saat HPku ditemukan. Senang mendengarnya, tapi rasanya tidak mungkin yaa.. hheu..

Saya sudah ikhlas sebenarnya, tapi jujur saja rasa nyesek itu masih ada. Bukan masalah saya kehilangan HP sebenarnya yang paling utama, tapi saya geregetan banget karena ini berarti sudah kedua kalinya saya kehilangan HP dan mengabaikan kata hati saya. Hmm emang bener yaa, kata hati ga pernah bohong. 
Kemarin, ketika saya berniat membawa HP saat naik off road, seperti ada perasaan yang melarang saya untuk membawa HP itu, "Jangan taro sini, kantongnya longgar banget ntar jatoh.." Saya sempat berniat meletakkan HP di tas saja, tetapi tidak jadi karena berpikir "ah, ga kali yaa.." dan ternyata benar saja. HP nya lenyap.. :(
Kejadiannya juga hampir sama, saat saya kehilangan HP pertama saya kelas satu SMA lalu. Saat itu saya naik angkot dan meletakkan HP dalam keadaan low batt di kantong rok. Ada perasaan saya yang berkata, "Jangan taro kantong ntar jatoh ga denger kan lagi low batt" tapi saya mengabaikannya dan.. blasss hilang.
Saya hanya berpikir kenapa begitu mudahnya saya mengulangi kesalahan yang sama untuk yang kedua kalinya, seakan-akan tidak belajar dari pengalaman.
(terakhir kalinya HP saya tertangkap kamera. ini perjalanan menuju lokasi off road)

Rasanya sedih sih.. Banyak kenangannya di HP itu meskipun tidak sampai dua tahun kami bersama. Ada SMS yang banyak, foto2 yang belum sempat semuanya au salin di komputer dan biasanya setiap pagi saya selalu dibangunkan oleh suara azan dari HP itu..
Tapi ya sudahlah.. InsyaAllah dengan bantuan Allah, aku ikhlas..


Kami pun melanjutkan bermain hingga pukul 5 sore. Saya dijemput Deffi langsung mengurus nomor untuk diaktifkan kembali. Hari ini melelahkan sekali. Senang, sedih, hidung meler, suara seksi, dan pengalaman yang berharga. InsyaAllah tidak ada yang sia-sia hari ini. Semua ada hikmahnya kan?

(sekian jalan-jalan hari ini. it's time to go home)

Selamat tinggal HP ku sayang, HP ketigaku.. Hadiah ulang tahun yang ke duapuluh dari ayah (waktu dapet rasanya girang banget karena model HP itu udah setaun lebih aku keceng hhaha.).
Semoga aku dan banyak orang mendapat pelajaran atas kejadian ini dan semoga aku diberikan pengganti yang lebih baik dari Allah.. aamiin :)
Babay Samsung b3310. Selamanya kau di hatiku. Mmmuacchh :*

 (ko jadi kayak iklan gini ya hahaha)

Special thanks to : teman-teman yang sudah menghibur saya, Ary dan mang petugas yang berbaik hati membantu mencari, Deffi yang menjemput, menemani ngurus kartu telpon yang hilang, mengantar pulang, ibu dan ayah yang mengerti dan tidak terlalu marah sama saya saat di rumah.
empatbelasfebuariduaribuduabelas

Selamat Tinggal :(

Ternyata hanya 1 tahun 5 bulan saja kita digariskan bersama. Maaf karena aku tidak mampu menjagamu dengan baik. Sedih sekali rasanya berpisah denganmu. Selamat tinggal :(

empatbelasfebuariduaribuduabelas