Senin, 09 April 2012

Ganti Template (lagi V)

Hai hai..
Aku ganti template blog lagi..
Yang ini lebih dewasa kaann dibandingkan sebelumnya..

Semoga turut serta membawa kedewasaan pula untukku.. *loh. hehehe..

sembilanaprilduaribuduabelas

Pekerjaan yang Menyenangkan hehe

Menurutku, pekerjaan yang paling bikin orang pinter itu, bukan peneliti, bukan dokter, bukan psikolog (hehe), bukan juga guru ataupun dosen tetapi pembawa acara berita hehe.. Yaa.. Kenapa pembawa acara berita? Soalnya, aku mikirnya gini.. Pembawa acara berita itu harus ngebacain berita setiap hari soal apa aja. Bukan cuma soal satu bidang tapi semua bidang. Mulai dari politik, berita dalam dan luar negeri,mulai dari berita artis, pemimpin sampai rakyat di belahan bumi mana saja. Pembawa berita membacakan berita setiap harinya dan mengikuti perkembangan dunia, tentu saja dia menjadi pintar. Lain halnya dengan profesor misalnya. Sang profesor hanya menguasai satu bidang saja yaitu bidang yang berhubungan dengan penelitiannya. Itu menurutku hehehe..

Sekarang pekerjaan yang paling enak, lagi-lagi menurutku hehehe.. Yaitu.. host acara jalan-jalan di TV. Sekarang kan banyak tuh acara jalan-jalan di televisi. Sebut saja, jejak petualang salah satunya*gapapa lah yaa nyebut merek hehe.. Setiap aku nonton itu, rasanya kalo dibayangin enak yah kerja kayak gitu.. Kita bisa jalan-jalan ke tempat yang belum pernah kita datengin sebelumnya. Beruntung kalo dapet tempat yang enak(apalagi jalan-jalannya ke luar negeri). Selain jalan-jalan gratis, kita juga dibayar. Enaak yah hehehe..

Kedua pekerjaan di atas sepertinya berasal dari Fikom yahh, bukan dari Psikologi hahhaa. Tapi walaupun begitu, aku sama sekali ga nyesel masuk Psikologi. Aku juga tidak merasa salah jurusan hehehe.. Setiap jurusan punya kelebihan dan keunikan tersendiri. Dan setiap orang punya minatnya masing-masing. InsyaAllah minatku di Psikologi :)

Sekian tulisan kali ini..
Babay.
*geje
sembilanaprilduaribuduabelas

Minggu, 08 April 2012

Sakit itu ga enaak :(

Ini bukan kali pertama aku dirawat di rumah sakit. Ya, ini adalah yang kedua kalinya, setelah sebelumnya aku juga pernah dirawat di rumah sakit dengan sebab yang sama, yaitu demam berdarah. Dulu, waktu aku kelas satu SD, aku harus dirawat di rumah sakit karena demam berdarah selama satu minggu. Tetapi yang ini terasa lebih menyiksa.

Sebenarnya, setelah diingat-ingat, aku memang sudah merasa tidak enak badan seminggu sebelum dirawat. Tapi aku mengabaikannya, dan merasa mungkin hanya karena kecapean. Saat itu aku hanya memilih mengonsumsi vitamin C. Kebetulan minggu itu cukup sibuk *sibuk bermain hahaha.. Senin dan Selasa ada pesantren di aula, dari pagi sampai menjelang sore. Hari Rabunya, aku dan teman satu kelompok  bolak-balik Fakultas Hukum untuk keperluan tugas. Jarak antara fakultas Hukum dan kampus utama tidak terlalu jauh sebenarnya, tapi aku sudah merasa lelah dan lagi-lagi merasa tidak sadar diri. Aku pikir, mungkin itu hanya karena saat itu siang hari, udara sedang panas dan wajar saja kalau aku kelelahan. Sorenya, aku malah main ke PVJ sama Lita, Ayy2 dan Tari, sampai malam. Jam setengah 8 aku baru sampai rumah, malem-malem pulang dengan mengendarai motor.hahaha.. Kamisnya, aku balik lagi ke fakultas hukum bersama Anggi dan Laras. Kali ini tidak lama, karena kami hanya perlu mengobservasi sebentar. Sebelum tengah hari kami sudah selesai dan memutuskan untuk ke BIP. Setelah jalan-jalan bersama Anggi dan Laras di BIP, aku pun melanjutkan main dengan Deffi, masih di tempat yang sama yaitu BIP. Sampai sore, aku baru pulang setelah sebelumnya mengambil motor di kampus dan aku pun lagi-lagi pulang dengan mengendarai motor. Dan sebelum pulang aku menyempatkan diri ke Griya untuk membeli beberapa perlengkapan yang diperlukan untuk pesantren di Ciburial keesokan harinya.. Menjelang magrib aku tiba di rumah.

Dan keesokan harinya, Jumat.. Jeng jengg.. Bangun tidur pagi badan aku ngilu semuanya. Sampai siang badan aku rasanya dingin, seperti meriang. Aku tanya sama Dila, apakah dia merasa dingin dan dia menjawab tidak. Aku mulai curiga ada yang tidak beres dengan badanku. Tapi lagi-lagi aku bandel, mengabaikannya dan tidak menganggap itu sebagai suatu penyakit. Aku pikir, paling-paling cuma masuk angin, ntar juga sembuh. Dan lagi, aku malah minum vitamin C. Aku juga tidak mau bilang pada ibu dan ayah dengan dua alasan, yang pertama takut dimarahi karena memang aku nyaris tidak bisa menjaga badan dan makan buah, dan yang kedua, karena takut tidak boleh ikut pesantren. hhaa -___-"

Tetapi semakin siang aku semakin tidak bisa menyembunyikan lagi. Aku muntah di depan ibu daaannn ketauan lah -__-"
Beruntung karena aku masih diijinkan pesantren dengan dibekali obat penurun demam dan minyak angin. Aku pun berangkat.Aku menjalani hari-hari di pesantren dengan kondisi badan yang benar-benar lemah. Aku baru pertama kali merasa selemah itu, bahkan aku beberapa nyaris terjatuh ketika menaiki anak tangga. Untunglah saat itu ada Ayy2 yang menangkapku dari belakang dan memegangiku sampai ke atas, jika tidak mungkin aku sudah menggelinding jatuh ke bawah. naudzubillah. Semakin hari badanku semakin panas saat itu. Obat penurun panas yang dibawakan ibu rasanya tidak mempan. Tolak angin yang dibawakan Deffi juga rasanya tidak mempan. Aku mengonsumsi dua obat sekaligus, obat penurun panas dan tolak angin plus membalur hampir semua badanku dengan minyak angin tapi rasanya tidak membantu.  Teman-temanku bilang, saking panasnya, muka aku sampai merah seperti udang rebus. Aku sendiri sudah tidak peduli bagaimana penampilanku saat itu. Hei, tau tidak? Aku tidak mandi selama 3 hari 2 malam di pesantren ! Setelan yang aku gunakan selalu sama. Kaos lengan panjang dilapis jaket dilapis almamater (tapi aku tetap merasa kedinginan, padahal temen-temen di sekitar aku cuma pake kaos lengan pendek plus almamater udah kipas-kipas kegerahan). Aku juga nyaris ga ngaca, meskipun di kamar ada kaca yang gede, tapi rasanya males banget ngaca. Aku hanya ngaca ketika sedang memakai jilbab dan itu pun ngasal banget. 
Selain tidak mandi, aku juga tidak belajar sama sekali. Sejak hari pertama, teman-teman sudah sibuk mempersiapkan materi ceramah yang akan dibawakan saat di kelas pada hari kedua. Aku? 10 menit sebelum kelas berlangsung baru sibuk nyari bahan ceramah, lalu ngebut ngarang-ngarang, menulis point penting isi ceramah daaaaannn 20 menit kemudian nama aku dipanggil di saat aku baru aja ketiduran di kelas. Ya, berhubung posisi dosen duduk di bangku paling belakang, aku yang duduk di rada depan malah tidur waktu temen sekelasku menyampaikan ceramahnya di depan kelas*maafkan aku teman-teman, maklum lagi ga enak body wkwk..
Alhamdulillah, di hari ketiga badanku udah mulai enakan. Masih panas sih, tapi rasanya udah enakan. Meskipun udah rada enakan, tidak berarti aku bisa mengerjakan soal ujian dengan baik. Aku ngisi jawaban ngasal karena memang sudah tidak tau lagi jawabannya apa karena aku tidak belajar. Aku hanya berharap, semoga aku lulus pesantren agar tidak perlu mengulang. Apapun nilainya akan kusyukuri hehe. Pulang dari pesantren aku mandi plus keramas. Ahhh segaar ! Dan sorenya, badanku kembali panas. Akhirnya mau tidak mau, aku ke dokter. Sang dokter memberi obat dan menawarkan aku untuk cek darah, karena curiga aku terkena tipus atau demam berdarah.Tapi akhirnya aku memutuskan untuk cek darah besok, dengan harapan barangkali demamku akan turun malam ini.

Okee, sampai keesokan harinya ternyata demamnya tidak juga turun. Akhirnya aku pun cek darah. Dua jam kemudian hasilnya keluar dan menyatakan bahwa aku positif demam berdarah disertai gejala tipus. Appaa? Aku shock bukan kepalang karena ngeborong dua sekaligus. Dokter mengijinkan aku untuk tidak dirawat di rumah sakit, dengan catatan, aku harus banyak minum dan kembali besok untuk cek darah lagi. Jika besok trombositku tidak mengalami kenaikan, maka aku harus dirawat di rumah sakit. Aku pun setuju. Pulangnya, ayah membelikanku ini itu, termasuk sari kurma yang kata banyak orang bermanfaat untuk menaikkan trombosit. Di rumah, aku minum banyak air putih sampai-sampai aku mual dan rasanya ingin muntah saking kembungnya. Aku juga bolak-balik kamar mandi nyaris satu jam sekali.

Besoknya, aku kembali cek darah dan berharap besar hasilnya tidak mengharuskan aku untuk dirawat di rumah sakit. Dan ternyata, trombositnya malah turun.Itu artinya aku harus dirawat di rumah sakit, tidak ada tawar menawar lagi. Singkat cerita, aku sudah sampai di rumah sakit Al Islam, kamar 407. Untuk pertama kalinya aku diinfus, di tangan sebelah kanan.Jadi, tangan kananku otomatis tidak bisa bekerja banyak.Sorenya, aku kedatangan tamu. Ada Deffi, Anggi, Fajri, Intan, Lita, Laras dan Desty menjengukku. Senangnyaa, rasanya mereka cukup menghibur. Dan keesokan harinya Aci bersama mas Dika datang juga.. Waahh.. Terimakasih semuanya. Love you much :*

Hari keempat kak Anis datang dan langsung diberikan tugas menemaniku satu malam hehe.. Dan hari kelimanya, saudara-saudaraku di Jakarta datang menjenguk. Mereka datang tanpa bilang-bilang dulu (katanya sih mau surprise haha). Ada empat keluarga, berada dalam dua mobil berdesak-desakkan datang ke Bandung. Huwaa, sungguh terharu :')

Terlepas dari segala bentuk perhatian orang-orang di sekelilingku, berada di rumah sakit itu rasanyaaa.. tidak enak. Benar-benar tidak enak. Aku sempat beberapa kali ingin menangis. Sakit itu benar-benar tidak enak dan disitu aku merasakan bahwa nikmat sehat begitu berharga. Ketika sakit, makan pun (suatu kegiatan yang tadinya sangat aku sukai) adalah sebuah perjuangan. Aku harus berjuang memasukkan makanan (yang sama sekali tidak ada rasanya, menurutku) ke dalam mulut, mengunyahnya dan berusaha mempertahankan makanan itu agar tetap aman di perutku sekalipun rasanya muaaallll sekali dan ingin muntah. Bicara tentang makanan, hmm... Rasanya apa yang tidak aku suka ada disana. Pertama, aku tidak suka nasi lembek dan disana aku harus makan nasi tim (nasi tapi lembeeekk banget). Kedua, aku tidak suka nasi yang terlalu banyak kuah, dan disana selalu ada kuah (bayangkan, nasi udah lembek dikasih kuah. huaaa ). Ketiga, bagiku makanan yang enak adalah makanan yang ada rasa pedas atau asinnya, dan disana keduanya tidak ada.. Yang ada yaa ga ada rasaa.. Aku kemudian berpikir, "Kenapa makanan yang ga aku suka pada ada disini? Cuma kurang satu, strawberry..". Dan kau tau apaaa... Di suatu sore ada potongan strawberry di atas snack yang harus aku makan. Tidaaakkkk, lengkap sudah :((
Rasanya tersiksa sekali. Setiap makan, aku berusaha menghibur diri dengan membayangkan dan berkata pada diriku sendiri bahwa makanan yang masuk ke mulutku itu adalah bakso, nasi goreng, ayam tulang lunak atau apalah itu yang bisa membuatku bergairah untuk makan.Dan itu sedikit membantu ternyata. wkwk..

Itu soal makan. Hal lain yang membuatku paling tersiksa adalah setiap kali ke kamar mandi, baik buang air kecil ataupun besar. Aku kesulitan menggunakan satu tangan, yaitu tangan kiri di kamar mandi. Percaya tidak setiap kali buang air besar di kamar mandi aku ingin nangis karena kerepotan menggunakan tangan kiri, sementara tangan kanan masih terhubung selang infus (baru nyadar ternyata aku tuh cengeng banget hheu). Aku juga harus menjaga tangan kananku agar tidak terlalu banyak gerakan karena jika tidak, darah akan mengalir naik ke selang infus. Dan jika sudah begitu, aku akan panik bukan kepalang karena merinding ngeliat darah.. Oiya, di hari keempat untuk pertama kalinya aku menggunakan pispot. Ini atas saran suster, karena melihat tensiku yang seringkali naik turun. Suster bilang mungkin karena aku kecapean bolak-balik hampir setiap dua jam sekali buang air kecil ke kamar mandi. Jadi aku tidak boleh terlalu banyak aktivitas agar tensiku stabil. Okee aku nurut :(

Aku pikir mungkin aku hanya perlu dirawat sekitar 3 hari.Tapi ternyata hingga hari ketiga di rumah sakit justru itu adalah masa-masa trombositku terus turun dan turun hingga mencapai angka 40.000. Haahh, kalau diingat-ingat saat itu rasanya bosan sekali. Aku benar-benar tidak betah, ingin cepet-cepet sehat dan pulang ke rumah dan bisa kembali beredar di kampus. Apalagi aku meninggalkan tugas Kapsel yang seharusnya saat itu sudah mulai aku kerjakan bersama Anggi dan Laras. Maafkan teman teman :(

Melihat kondisiku demikian, ayah dan kak anis pun mencari daun ubi jalar, yang kata banyak orang cukup ampuh untuk menaikkan trombosit. Akhirnya dapat. Ayah bahkan harus mencari daun itu di kebun milik orang di daerah Caringin Tilu. Makasih ayah, makasih kakak ^^
Daun ubi jalar itu direbus, dan air rebusannya aku minum. Keesokannya, trombositku naik. Wallahu'alam itu karena apa. Apakah karena sari kurma, karena rebusan duan ubi jalar, atau karena memang sudah waktunya tapi yang jelas ini karena ijin Allah.. Terimakasih Allah.. :)

Di hari keenam aku diijinkan pulang. Alhamdulillahi Robbil 'Alaamiin.. Rasanya senaaaaaaanggg bukan kepalang ! Rumah sendiri itu benar-benar home sweet home yaa.. Walaupun rumahku tidak memakai AC seperti di rumah sakit, tapi rasanya jauhhhh lebih enak dan nyamaan rumah sendiri.
Hmm.. Ini harus menjadi pelajaran untukku. Aku akui, daya tahan tubuhku memang lemah. Aku termasuk orang yang gampang terkena penyakit, seperti contoh kecilnya saja sakit batuk dan pilek. Berada di dekat orang yang sedang batuk atau pilek selama beberapa jam saja bisa membuatku ketularan. Itu menandakan daya tahan tubuhku yang memang lemah. Ini diperparah juga oleh kemalasanku berolahraga. Dalam sebulan, aku olahraga satu kali aja itu sudah merupakan suatu keajaiban*haha, dasar males banget -___-"
Selain itu aku juga males minum susu, males makan buah sekalipun kedua hal itu selalu tersedia. Ibu sering beli susu dan sampe kadaluarsa susunya belum habis juga karena aku males minum. Begitu juga dengan buah. Ayah sering beli buah, sampe buahnya mengkertu saking kelamaan disimpen di kulkas. Mungkin Allah ingin menegurku, karena mungkin aku terlalu sombong. Sudah dikasih rejeki bisa beli susu dan buah tapi aku malah hambur-hambur tidak memakannya. Padahal mungkin di luar sana banyak orang yang ingin membeli susu tapi tidak mampu. Sementara aku sudah bisa beli susu tapi ga diminum. Astaghfirullah. Karena itu lah, mulai saat ini aku ingin rajin minum susu, rajin makan buah, dan hmmm.. minimal sebulan dua kali olahraga, apapun itu. Jalan kaki, main bulutangkis, naik sepeda atau apalah, yang penting gerak badan hehe. Siapapun kamu, kalau kenal aku. Kalau aku lupa dan mulai mangkir sama niatku ini, maka tolong ingatkan aku, bahwa aku pernah merasakan sakit yang tidak enak seperti kemarin dan pernah berjanji untuk berusaha menjaga badan.
Terimakasih atas bantuannya.
:)

delapanaprilduaribuduabelas

Senin, 19 Maret 2012



p e r l a h a n tapi PASTI

sembilanbelasmaretduaribuduabelas
Mungkin aku bodoh, karena datang belakangan dan berniat ingin merusak hubungan kamu dengan dia.
Aku memang salah, tiba-tiba masuk ke dalam kehidupannya lantas menginginkan dia pergi dari hidupmu.
Mungkin aku memang egois, tapi aku dapat meyakininya bahwa dia tidak akan mampu membahagiakanmu, sama sekali tidak mengurangi masalah-masalahmu. Dia hanya pelipur lara dalam waktu singkat yang kemudian akan pergi membawa luka yang lebih besar. Itulah dia, kawan.. Kamu tau itu tapi kamu tetap sulit meninggalkannya.

Sayangnya, kamu lebih dulu kenal "dia" daripada aku
sembilanbelasmaretduaribuduabelas

Minggu, 18 Maret 2012

Kutipan Keren ! (part II)

Jika Anda ikhlas menyerahkan
penentuan keberhasilan Anda kepada Tuhan,

dan dalam istirahat Anda malam ini
Anda berharap agar Tuhan menaruh
yang selama ini Anda cari,

tepat di depan langkah Anda esok pagi,
agar Anda melihat jalan keluar
dari masalah Anda,

agar menjadi jelas siapa yang penting bagi Anda

dan siapa yang hanya membebani
perjalanan naik Anda,

dan agar jelas bagi Anda
pekerjaan yang paling menjadikan Anda
bermanfaat bagi sesama.

Semoga esok pagi Anda bangun
dengan dada yang lapang
dan tangan yang dingin bagi rezeki yang baik.

Aamiin
-Mario Teguh-

delapandesemberduaribusebelas

Nostalgila Masa SD

 Masa SD. Kalo diinget-inget suka bodor sendiri.. Saya tiba-tiba iseng keingetan tentang jaman-jaman SD dulu.. Dan inilah beberapa hal yang masih saya inget banget :
1. Telenovela. Meskipun masih seumuran SD, saya tergolong anak doyan nonton telenovela saat itu. Kamu yang seumuran denganku tentu ingat dengan Amigos, bukan? Salah satu telenovela yang kayaknya naik daun saat itu. Saya sendiri suka nonton, tapi di tengah - tengah kalo nonton suka main kucing-kucingan sama kakak saya, yang ga suka kalo aku nonton telenovela itu..hehe.. Terus di sekolah rame banget ngomongin Amigos, sampe pada hapal nama tokoh-tokohnya, temen-temen rajin beli majalah yang ada poster mereka dan banyak yang niru gaya rambutnya Ana (tokoh utama cewek di film itu, yaitu rambut panjang kucir kuda, ditambahin bando karet yang ngetat hahaha.. Kemudian dari situ muncul beberapa telenovela lainnya seperti Cinta Clarita, Chabellita, Charita de Angel (inget ga, tokoh utamanya anak kecil tapi suaranya kayak Sinchan hahaha.. Terus dia punya tante yang warna rambutnya selalu sama dengan baju yang dia pakai.. Waktu itu amazing banget ngeliatnya haha.).

2. Pake celana jeans cut bray.. Ya ampuunn.. Inget ga, itu loh celana yang atasnya ngepas, tapi di ujung bawahnya melebar. Rasanya keren banget deh kalo pake itu..xixixi..

3. Main tamagochi, main kartu yang gopek an dapet ratusan kartu di depan sekolah dan TAZOS (itu loh, hadian dari salah satu chiki. Cara mainnya ditepokin terus yang kebuka gambarnya berarti menang dan harus bayar satu tazos ke lawan haha)..

4. Ngebecandain temen pake uang kertas 500 an, yang warna ijo dan ada gambar monyetnya.. Seperti ini,
Tok.. tok.. tok..
"Mawar (nama samaran) nya ada?". terus sama emaknya disuruh ke belakang rumah dan nujukin gambar monyet haha parah banget.

5. Musim F4 !! Gara-gara film Meteor Garden, jadi nge trend potongan rambut ala F4, gondrong dan belah tengah. Saya sendiri baru nonton Meteor Garden pas udah kuliah semester dua hahha

6. Suka tuker-tukeran dan koleksi stiker lucu ^__^. Dan saya malah jualan stiker di kelas, lumayanlah laku juga walaupun gatau uangnya dipake jajan apa waktu itu wkwk..

7. Boneka BP (bongkar pasang), tau ga? Yang bisa diganti-ganti bajunya, jadi di lehernya ada selipannya gitu xixixi

8. Doyan makan Anak Mas, Cokelat Superman dan Alhamie (Mie biasa sebenarnya, tapi cara makannya diremuk terus kasih bumbu dan makaaannn..!! Dipikir-pikir makan begituan ga sehat banget yah hheu -__-"

9. Makan permen karet yang mereknya apa yaa? Lupa. Pokoknya yang panjang, digulung-gulung sama yang bulet warna warni.. Ada juga permen Jagoan Neon, yang bisa bikin lidah warna warni. Habis makan permen itu pasti rasanya pengen nyelepet orang mulu, sekalian pamer warna lidah hahaha

10. Trend ngomong "Au aahh gelaappp ! Bahkan ada yang nambahin, "Au ah gelap, lo mati gue lalap, pake kecap, aahhh sedaaap.. Parah abisss !
Terus ngomong EGP (Emang Gue Pikirin ) kalo lagi bete hahaha..

11. Lagi musim naik sepeda (setelah menghilang sebentar, terus sekarang kusim lagi hehe), terus jaman-jamannya sepatu roda (mungkin karena film "Olga Sepatu Roda" kali yaa haha). Inget banget pas kelas 3 SD suka main ke rumah temen, namanya Edo. Anak orang kaya yang rumahnya gedong di deket sekolah. Berhubung saya dan temen saya (jadi berdua) ga punya sepatu roda jadi kita numpang main deh disana xixixi.. Oiya, satu lagi mainan yang lagi naik daun, tidak lain dan tidak bukan adalah scooter. Pasti gara-gara film Teletubbies di Indosiar hahaha..

12. Nonton Doraemon (sampe sekarang masih ada dan sampe sekarang Nobita nya masih kelas 4 SD ! Heran, ko ga gede-gede yah hahaha).

13. Di kota tempat saya tinggal ada toko roti langganan. Namanya toko roti Bona. Saya suka sekali kesana karena menurut saya itu adalah toko roti tercanggih yang penah saya datangi saat itu. Jadi kalo mau beli, kita tinggal ngambil nampan sama capitan dan milih roti yang kita suka sendiri. Habis itu baru bayar di kasir.. (kalo sekarang sih, cara kayak gitu udah banyak banget digunain hehehe)..

14. Pas kelas 2 SD, untuk pertama kalinya saya naik angkot pulang sekolah bersama teman-teman (tanpa orang dewasa yang mendampingi). Dari sekolah jalan ke depan gang buat naik angkot. Pada jaman itu, hampir semua angkot ga mau naikin penumpang anak SD. Karena biasanya anak SD bayarnya lebih murah, mendingan mereka naikin penumpang orang dewasa yang bayarnya lebih mahal. Jadi kalo saya dan teman-teman nyetop angkot, si angkot pada ga mau berhenti. Akhirnya dengan cara licik pun kita bertindak (daripada ga pulang-pulang wkwk), jadi kita setiap hari selalu bawa uang kertas gopek an. Pas nyetop angkot, kita kewer-kewer uang gopek an nya. Angkotnya baru mau berhenti, soalnya dia kirain kita bakalan mau bayar pake uang itu, jadi kembaliannya bisa lebih sedikit. tapi pas turun, kita malah bayar pake uang 50 perak yang logam (saat itu masih ada), dan si mang angkot pun tertipu huahahaha..*licik.

15. Waktu SD dulu saya punya temen akrab, namanya Pak Malin. Udah tua, 70an lebih kayaknya, giginya udah pada ompong. Tinggalnya ga jauh dari rumah saya. Saya juga ga tau gimana awal mula perkenalan sampai kedekatan kami (haha bahasanya), tapi yang saya ingat, setiap lewat rumah saya, Pak Malin pasti teriak "Tipaaaa !" dan saya dari dalam rumah juga berteriak, "Pak Maliiinnn !", kadang cuma teriak kadang sambil teriak sambil keluar rumah juga haha.. Sekarang Pak Malin masih hidup ga yahh.. hheu..

16. Kan lagi musim India yaa, gara-gara film Kuch Kuch Hota Hai. Tau ga adegan Anjeli sama Rahul punya gaya salam yang khas? Naah saya sama geng saya waktu SD nyiptain gaya salam yang mirip-mirip gitu hahhaa..

17. Joged India pas jaman kelas 5 SD buat perpisahan anak kelas 6. Lagunya yang You Are My Sonia.. Haha bodor banget.. Tapi saya ga jadi nampil soalnya ga boleh sering-sering latihan sama ibu, jadinya milih mundur deh daripada ketinggalan mulu huhu..

Well, itulah tujuhbelas hal yang aku inget banget semasa SD. Sebenarnya masih banyak sih, tapi itu yang paling aku inget dan aku rasa paling berkesan hehehe..
Bagaimana dengan masa SD mu?
:)

enambelasmaretduaribuduabelas


Kamis, 15 Maret 2012

Lagu Lawas

Aku tiba-tiba ingat.. Dulu sewaktu SMP ada satu lagu yang aku suka.. Entah apa judulnya, sampe sekarang aku ga tau. Tapi yang jelas, liriknya aku masih ingat..
Begini..










Pernah aku bertanya
"Allah, Engkau dimana?"
Dia pun berkata,
"Aku dekat saja"
Allah Maha Melihat
Apa yang ku perbuat
Dia pengabul doa
HambaNya yang meminta

Setiap langkah yang kutempuh
Hendaklah tuju padaNya
Karena bila bukan karnaNya
Semua kan tersia..
Bila kuluruskan niatku
Allah kan selamatkanku..
Kutanamkan dalam hatiku,
Allah dekat selalu..

Liriknya sederhana, tapi cukup ngena. Ditambah lagi musiknya yang lembut tapi ga cengeng.. Aku suka !
:D
limebelasmaretduaribuduabelas
* If u are a LADY, Take care of your BODY, Don't ever make a BABY, Without a DADDY *
-anonim-

duapuluhlimanovemberduaribusebelas

Rabu, 14 Maret 2012

Sebuah Puisi Cinta Masa SMA*hanya tulisan

Sekali lagi, ini hanya tulisan, benar-benar hanya tulisan belaka. Tidak ada maksud apapun, tidak pula atas dasar apapun. Tulisan ini dibuat hanya keisengan belaka, jadi ga boleh salah sangka yaa hehehe :D

Jika kau bertanya "siapa aku" maka kujawab bahwa aku adalah penggemar rahasiamu.
Aku yang mencintaimu dalam diam sejak kita pertama bertemu saat SMAdulu.
Aku yang tau nomor HP mu namun tak cukup berani untuk sekedar menghubungimu.
Aku yang tau pasti alamat rumahmu tapi tak punya cukup nyali untuk menghubungimu.
Aku yang setiap hari bertemu denganmu namun tak pernah bisa bersuara untuk menyapamu.
Aku tau makanan favorit mu, minuman kesukaanmu, warna kesukaanmu, dan benda - benda koleksimu namun tak pernah memberikanmu sesuatu walaupun betapa inginnya aku.
Aku yang hingga saat ini masih menjaga perasaan ini dan berharap suatu saat kau akan tau.
Aku bukan tak ingin melupakanmu dan mencari sosok lain dalam hidupku.
Tapi kau selalu muncul seperti hantu, lagi dan lagi, terus dan terus membayangiku selama nyaris 6 tahun ini.
Tulisan ini tentu saja tidak akan pernah sampai ke tanganmu, apalagi terbaca olehmu, dan kau tak kan pernah tau betapa dalam aku mencintaimu.

aku yang tak punya cukup keberanian untuk menyampaikan padamu, walaupun aku mau..

*kesambet apa ya waktu itu aku bikin tulisan beginian haha..
tujuhmaretduaribusebelas