Sabtu, 23 Juli 2011

Dulu ramai, sekarang sepi
Dulu datang, sekarang pergi
Dulu muncul, sekarang hilang

Kini,
Hanya ada sepi
Aku sendiri.
Hanya aku dan pagi.. 

duapuluhtigajanuariduaribusebelas

Jumat, 22 Juli 2011

Ini Soal Adik Saya, hehe

Rasanya saya masih tidak percaya, ketika melihat adik saya telah tumbuh besar. Kadang - kadang saya sering lupa bahwa setiap orang akan tumbuh besar dan dewasa, saya kemudian sadar bahwa adik saya, Fadila Tri Rachmita atau yang biasa saya panggil Dila kini bukanlah anak kecil lagi. Oke, mungkin dia masih dan akan tetap menjadi adik kecil saya, selamanya. Tapi dia bukan anak kecil lagi.

Dilihat dari segi mana pun, kini dia bukanlah anak kecil seperti dulu lagi. Pelan - pelan dia mulai beranjak besar, mengalami masa-masa pubertas awal, remaja hingga kini akan bersiap berada pada tahap remaja akhir kemudian mungkin saja sebentar lagi akan mengawali masa - masa dewasa awal. Oke, mungkin memang terlalu cepat bila kita membicarakan masa-masa dewasa awal di usianya yang masih belasan tahun sekarang. Tapi apalah artinya 3 atau 4 tahun lagi, terkadang waktu yang sedemikian panjang bisa terasa begitu cepat.

Saya masih ingat dulu, ketika masa-masa awal kelahirannya. Saat itu tepat hari perpisahan TK saya. Ayah datang ke TK, menjemput saya dengan terburu-buru kemudian membawa saya ke rumah sakit tempat dimana Dila dilahirkan. Setelah itu saya seperti memiliki kegiatan baru, bermain bersamanya. Saya masih ingat dulu saya seringkali menyuruh-nyuruhnya, dan ketika dia menolak saya kemudian berpura-pura menangis sampai akhirnya dia pun segera melakukan permintaannya *hahaha, jahat ya? :P

Saya juga masih ingat ketika saya mendandaninya. Memakaikan jilbab ibu di kepalanya (saat itu usianya kalau tidak salah 3 tahun), mengoleskan lipstik di bibirnya (gaya ya, dia pake lipstik pertama di usia 3 tahun, haha), dan memakaikan kalung berbentuk kupu-kupu. Saya suruh dia berdiri di teras rumah kemudian saya memotonya.

Begitulah, masa TK, masa SD, SMP, semua telah dilewatinya. Dan kini dia telah masuk di masa - masa SMA, yang kata kebanyakan orang merupakan masa terindah. Benarkah? Entahlah, tergantung masing-masing orang sih.. Akhirnya setelah kebingungan memilih sekolah sampai menetapkan pilihan, akhirnya dia pun memtuskan untuk bersekolah di SMA Alfa Centauri, salah satu sekolah swasta di Bandung. Saya tahu pasti ini bukanlah pilihan sekolah yang paling diinginkannya, mengingat dari awal dia begitu ingin masuk SMAN 2 namun gagal karena tidak mencukupinya NEM yang Ia punya. Sebenarnya Ia diterima di salah satu sekolah negeri dan tidak bisa dipungkiri bahwa Ia cukup senang dengan hal tersebut. Namun karena sekolah negeri tersebut letaknya sangat sangat jauh dari rumah, maka akhirnya Ia pun memilih sekolah lain. Begitulah. Dari sini Ia belajar bahwa memang tidak semua hal yang kita inginkan nyatanya dapat kita peroleh. Saya hanya berharap semoga ini adalah pilihan yang tepat dan suatu saat nanti Ia akan berbahagia dengan pilihannya ini, memperoleh apa yang diinginkannya amin.

Dua hari yang lalu adalah untuk pertama kalinya dia mengenakan seragam barunya, seragam putih abu-abu. Saya memaksanya untuk dipoto, di tengah-tengah kesibukan dan keriweuhannya bersiap-siap di pagi hari karena nyaris telat. Tentu saja bukan waktu yang tepat untuk mengambil gambar dan tidak heran jika dia mengomel dan menolak hahaha. Tapi akhirnya saya berhasil mendapatkan gambarnya ketika dia pulang dari sekolah. Berikut ini adalah foto yang berhasil saya dapatkan wkwkwk..


 (waktu pulang sekolah hehehe)

(kalo yang ini pas pagi pagi, pas dia lagi riweuh pake sepatu. wkwk)


*semangat sekolahnya dilkudil !
duapuluhsatujuliduaribusebelas

Sabtu, 16 Juli 2011

kuliner syalala

Jika sebagian besar mahasiswi seumuran aku lebih banyak menghabiskan uangnya untuk fashion dan kosmetik, maka aku lebih banyak menghabiskan uang aku untuk keperluan perut. Satu tahun belakangan ini, aku punya hobi baru yaitu kuliner. Entah darimana awalnya dan atas ide siapa pertama kalinya, hobi ini pun menjalar diantara aku dan teman - teman. Pertama - tama aku dan teman - teman memanfaatkan beberapa jam kosong atau jam yang sengaja dikosongkan (baca : bolos a.ka mabal. hahaha), untuk makan di tempat makan yang baru. Pernah suatu ketika kami ke Gramedia. Niat awal sihh nyari bahan tugas Aneks. Saat itu kami harus nyari buku tentang tokoh filsafat. Tapi apalah daya buku - buku filsafat ternyata sebelahan sama buku - buku wisata dan kuliner. Alhasil, aku dan teman-teman malah lebih tertarik ngeliat - liat buku kuliner Bandung dan nyatet di HP tempat kuliner apa aja yang belum didatengin dan berencana akan dateng kesana bila memungkinkan. Sampai - sampai ada rencana kalau list kuliner yang dicatet di HP ini harus udah didatengin semuanya sebelum kita lulus, wkwkwk.

Hobi ini didukung pula oleh salah satu teman aku, namanya Aci yang bisa dibilang punya pengalaman cukup banyak dan paling banyak diantara aku dan teman- teman. Aci bilang, "kalo orang - orang pacaran ke mall, nonton, belanja. Aku mah sama si dika (pacar Aci) pacarannya selama 5 tahun makan wee.. hahaha". Begitulah katanya sambil tertawa.

Tapi kadang - kadang kegiatan kuliner ini tidak bisa kami lakukan bersama - sama dalam kondisi anggota yang lengkap. Kadang ada aja yang ga bisa. Maklum lah, setiap orang kan punya kesibukan masing - masing dan setiap kegiatan harus ada yang diperioritaskan. Maka dari enam orang, yang bisa dibilang paling rajin kuliner adalah aku dan Intan.

Dapat dikatakan, Intan adalah teman setiaku dalam berkuliner. Dari enam orang sebenarnya yang paling rajin kuliner itu aku, Intan sama Aci. Berhubung Aci selalu pulang sama Dika, akhirnya aku dan Intan lah yang melanjutkan hobi ini. Hampir setiap hari aku pulang bareng nebeng motor Intan. Dan kita sering banget nyobain makanan dimana aja. Mulai dari Pisang goreng aseli Indonesia sampe makanan bule kita jelajah. Kadang - kadang aku dan Intan niat ke warnet cuma buat ngeliat jajanan kuliner aja yang kira - kira mungkin untuk didatengin. Cari namanya, cari alamatnya dan harga (tentu aja yang memungkinkan dengan tabungan bulanan ukuran mahasiswa lah yaa, kalo ga bisa gawat hahaha). Ga Jarang juga kita nekat, kuliner cuma tau nama dan kisaran harga, tanpa tau alamat pastinya dimana. Hasilnya bisa ditebak. Kita muter muter jalanan, sampe nanya - nanya ke orang - orang yang ada di jalanan. Setelah ngider - ngider ga karuan, baru deh ketemu tempatnya. Ahhh, yang kayak gini nih, paling terasa nikmatnya saat makan. Gimana engga, kan kita ngedapetinnya penuh perjuangan, jadi kenikmatannya tiada terkira *ahaha...

Begitulah. Pengalaman kuliner adalah pengalaman yang menyenangkan. Kenyataannya, kuliner ini memang perlu biaya. Tapi aku ga mau hobi ini malah bikin pengeluaran tambahan. Jadi paling buat nyiasatinnya, aku coba nyisihin dan meminimalisir pengeluaran lain yang kira - kira ga begitu penting untuk dipisahin, yang nantinya dipake untuk biaya kuliner. Selain itu juga, yaa pinter - pinter kita cari tempat kuliner yang harga nya ga terlalu tinggi, yang kira- kira masih terjangkau sama kondisi kantong. Gimana juga kan aku masih bergantung sama orang tua, dan ga lucu aja kalo aku sampe minta uang jajan tambahan ke orang tua cuma demi kuliner, hehehe..

Berikut ini adalah sebagian dari list kuliner yang pengen aku coba :
  1. Iga Bakar Si Jangkung
  2. HDL
  3. Bubur Ayam Mang Oyo Tea
  4. Rumah Sosis
  5. Batagor Riri
  6. Bajak Laut
  7. Bebek Mc Darmo
  8. Bebek Van Java
  9. Keripik Kribo
  10. Lisung
Let's Eat !
*aku nulis postingan ini beneran bikin laper -___-" 
empatbelasjuliduaribusebelas

Kamis, 14 Juli 2011

spesial itu tidak normal

Spesial itu..
tidak sama
Spesial itu..
berbeda
Spesial itu..
di luar kebiasaan
Spesial itu..
tidak normal

do you wanna be somebody really special?
empatbelasjuliduaribusebelas
Try to be a  r a i n b o w in someone's  c l o u d
- DR. MAYA ANGELOU -


love this quote :)
empatbelasjuliduaribusebelas

Aku tau, tanpa perlu kau tau

Aku tau tanpa kau perlu tau
Jika suatu saat nanti kau tau bahwa aku sudah tau, maka tak perlu kau jelaskan padaku arti semuanya
Tak perlu kau berikan alasan
Tak perlu kau sampaikan sejumlah gagasan
Aku tau kau telah berdusta, maka tak usah lagi kau utarakankejujuran
Semua sudah lewat, itu benar
Semua sudah terlambat, itu kenyataan
Karena aku tau, tanpa perlu kau tau

*ditulis udah lama ga inget kapan haha -__-"

Selasa, 12 Juli 2011

H - belasan Ramadhan 1432 H

Ga terasa, udah tengah bulan juli aja..
Bentar lagi puasa, 2 mingguan lagi ckckck.
Ngerasa ga sih kalo waktu kerasa cepet banget muternya? Rasa-rasanya belum lama Ramadhan, berkahir, lebaran, mudik, pulang lagi. Dan sebentar lagi udah mau Ramadhan lagi?
Utang puasa saya masih ada 3 ! Attu laa, kemana aja saya selama ini. Santai - santai bukannya bayar utang puasa malah keasikan makan. weewwww..

Solat saya masih berantakan !
Bangun kesiangan, solat subuh di saat langit mulai terang.
Kebanyakan tidur siang, bangun bangun baru solat zuhur.
Solat ashar menjelang maghrib, keasikan nonton TV.
Maghrib, yaa paling lumayan diantara solat yang lain. Tapi apalah artinya satu "yang lumayan" diantara lima "yang terlambat".
Solat Isya sering dinanti nanti. Alhasil sering bangun tengah malem karena ketiduran. Syukurlah karena Allah masih berbaik hati pada saya, selalu membangunkan saya ketika saya belum solat Isya.

Itu baru solat.
Okee sekarang ngaji. Sehari cuma 2 'ain. GImana mau khatam Alquran sebulan Ramadhan kalo begini caranya?

Duh, semangat macam apa ini? Orang - orang di luar sana sedang sibuk - sibuknya bersiap - siap meningkatkan ibadah menjelang Ramadhan. Dan saya? Sedang sibuk memulihkan semangat yang loyo.

Ampuni saya, Allah. Saya terlalu banyak lalai dalam ibadah. Berikan saya kesempatan untuk mencapai Ramadhan dan meraih hikmahnya. Amin.
*masih ada 2 minggu untuk mempersiapkan diri menuju Ramadhan. berjuang !

duabelasjuliduaribusebelas

Ga tau apa judulnya hehehe

Asa udah lama ga posting blog.. Ya ampunn kemana aja aku tte? Padahal libur udah jalan 2 minggu..
Oke, mari kita mulai posting blog lagi !
chaiyoo !
:D

duabelasjuliduaribusebelas

Selasa, 21 Juni 2011

What I've Been Looking For - HSM

It's hard to believe
That I couldn't see

You were always there beside me
Thought I was alone
With no one to hold
But you were always right beside me

This feelings like no other
I want you to know

I've never had someone that knows me like you do
the way you do
I've never had somone as good for me as you
no one like you
So lonely before i finally found
what i've been looking for

So good to be seen
So good to be heard
Don't have to say a word

For so long I was lost
So good to be found
I'm loving having you around

This feeling's like no other
I want you to know

I've never had someone that knows me like you do
The way you do
I've never had someone as good for me as you
no one like you
So lonely before, I finally found
what I've ben looking for

duapuluhsatujuniduaribusebelas

Senin, 20 Juni 2011

YOU know me so well !

Kadang-kadang aku mikir, kalo yang paling tau diri aku adalah aku sendiri. Aku yang tau pasti apa kelebihan aku, kekurangan aku, baik buruk dan gimana-gimananya aku. Pokoknya, semua tentang aku. Bukan orang lain, bukan teman-teman, bukan sahabat, bukan dia, bukan keluarga atau bukan siapapun sekalipun mereka sangat dekat dengan aku.
Saat aku senang, kadang tidak banyak orang yang tau. Begitupun ketika aku sedang bersedih, tidak banyak yang tau. Bukan salah mereka karena memang aku memang sedikit sulit mengekspresikan perasaan aku. Kadang-kadang semuanya terasa datar. Ketika aku bahagia, aku merasa bahwa itu adalah hal yang biasa yang mungkin menurut orang lain itu adalah hal yang luar biasa. Begitupun ketika aku sedih, aku merasa itu adalah kesedihan biasa yang mungkin menurut orang itu adalah kesedihan yang luar biasa. Terlalu cuek mungkin, itu benar. Kadang-kadang aku berpikir, mungkin aku terlalu jahat pada diriku sendiri karena tidak terlalu cuek dengan diriku sendiri. Tetatpi kalau aku boleh sedikit membela diri, sebenarnya ini juga bukan salah aku, karena setidaknya aku telah banyak berubah. Aku banyak berubah dalam mengekspresikan perasaanku, sangaaaat banyak. Mungkin bagi orang lain ini masih terlalu sedikit, tetapi untukku perubahan ini sangat banyak dan besar, setidaknya dibandingkan jaman dulu hehehe..
Yaa, begitulah. Sekalipun aku pikir bahwa aku telah begitu baik mengenal diriku sendiri selama lebih dari duapuluh tahun, akhir-akhir ini aku agak sering terkejut dengan diriku sendiri. Kalo dipikir-pikir, seperti baru kenal.
Hmm, lucu juga kalo dipikir-pikir yaa. Tapi yaa begitu. Sampe aku pikir kalo aku ga kenal semua bagian dari diri aku. Aku sekarang sadar bahwa yang benar-benar mengenal diri aku sebenarnya adalah Dzat yang menciptakan aku. Dia lah yang kenal aku, luar dalam, semuanya tentang aku. Iya, cuma Allah yang paling kenal aku, lebih dari aku mengenali diriku sendiri. Dia yang ciptakan aku, Dia pula yang tau mengenai semua ciptaanNya. Sungguh Engkau luar biasa Allah.

Allah, YOU know me so well :)

duapuluhjuniduaribusebelas