Selasa, 09 Oktober 2012

Satu Persatu..

Okee, ketegangan ini mulai terasa. Mari nikmati mimpi-mimpi buruk yang mulai datang, kekhawatiran, kegundahan bahkan ketika menonton gosip dan makan, kegalauan. Mengingatkan masa-masa Metpen nyaris setahun lalu. Aku boleh mengeluh tetapi tidak boleh menyerah. Setidaknya begitu.

delapanoktoberduaribuduabelas

Senin, 08 Oktober 2012

Kutipan Buku (part 1)


dikutip dari catatan Sebelum Engkau Halal BagiKu II

SURAT UNTUK CALON SUAMIKU KELAK…

Assalamualaikum kanda yang kuimpikan…

Bagaimana khabarmu hari ini? Sudahkah kau basuh wajahmu dengan sucinya air wudhu’, yang membuat wajah bersahajamu diliputi cahaya? Sudahkah malam tadi kau habiskan sepertiganya dengan bermunajat kepadaNya? Sudahkah kau bulatkan azammu untuk istiqamah melangkah di jalanNya?
Kanda…
Tegakkan bahumu, sempurnakan semangatmu, penuhi dadamu dengan namaNya, jemputlah rizqimu dengan sungguh-sungguh. Aku menghantarmu dengan selempang doa yang tersampir di bahu angin. Semoga hari ini, Allah melimpahkan keberkahan di setiap tarikan nafasmu. Penuhi pundi-pundi amalmu dengan kebaikan, jangan sisakan sedikitpun waktumu dalam kesia-siaan.

tujuhoktoberduaribuduabelas

Jumat, 05 Oktober 2012

Talkshow Dadakan

Hari ini aku pulang malam sekali, baru sampe rumah jam setangah 10*menurut aku sih itu malem banget hahaha -__-"
Jadi aku, ibu dan Dila ke BIP siang-siang. Kita bertiga ngider-ngider, masuk ke toko-toko yang ada disana, cuci mata dan lain lain. Terus menjelang jam 5 sore, sambil nunggu ayah jemput sepulang kerja, kita mampir Toko Buku Gunung Agung. Ga sengaja, Dila ngeliat pengumuman kalo hari ini, jam 18.30-20.30 ada talkshow penulis salah satu novel travelling favorit Dila, namanya Trinity. Dia akan datang sekaligus sedikit berbagi kisah tentang buku terakhirnya, buku yang keempat. Aku sendiri  belum pernah baca buku karangan Trinity, tapi Dila pernah. Dia baca buku pertama, kedua dan ketiga tapi belum tamat. Soalnya bacanya di Gramedia jadi bacanya sepototong-sepotong hahaha..
Oke singkat cerita, setelah membujuk rayu ibu dan ayah, dan Dila membujuk rayu aku untuk nemenin dia nonton talkshow akhirnya ibu dan ayah pun mengijinkan. Ibu pulang duluan sama ayah, sementara aku  tetap tinggal menemani Dila nonton talkshow.
Ini pertama kalinya aku ikut talkshow bersama seorang penulis. Aku dan Dila dateng 5 menit lebih awa, bangku yang disediakan pihak penyelenggara masih ada beberapa yang kosong-termasuk bangku paling depan-jadi aku dan Dila pun dengan pedenya duduk paling depan*asekk. Soalnya Dila mau candid camera si penulis pas lagi bicara jadinya kan gampang kalo duduk di depan wkwk.
Acara pun dimulai, si penulis udah dateng. Aku dan Dila ngeliat ke belakang, bangku udah terisi penuh dan banyak orang yang berdiri di belakang dan samping untuk menonton. Daaan semuanya megang buku !! Hhaa.. diantara banyak orang itu cuma aku dan Dila yang belum punya bukunya dan memang saat itu juga kami tidak berniat buat beli buku. Pertama, ga ada anggaran beli buku hari itu dan yang kedua emang ga niat beli karena niat ikutan talkshow cuma buat minta poto bareng. Lagipula kata Dila, mendingan baca di Gramedia aja gretongan hahaha parah, tapi bener juga sih wkwk.
Oke gapapa, kita masih nyantai kayak di pantai, selow kayak di pulow. Si pembawa acara malah nanya, "ayo disini udah pada punya buku trinity semua kan?" dan yang lain menjawab serempak, "udaaaaahhh". Aku dan Dila cuma diem aja mesem mesem. Terus si pembawa acaranya ngomong lagi, "coba kalo udah pengen liat dong bukunya, coba diangkat semuanya..". Hasyeeemmm, malu banget yg lain pada ngangkat, aku dan DIla diem aja kayak orang ketangkep basah. Salah duduk nih, paling depan pula ga punya buku hhaa.. Tapi untung si pembawa acaranya langsung masuk ke sesi tanya jawab, syukurlah :')
Tanya jawab berlangsung sekitar satu jam an. Hmm menarik juga. Jujur awalnya aku agak-agak males ikutan talkshow. Tapi karena Dila ngebet akhirnya aku temenin. Tapi ga nyesel juga sih, apalagi si penulis itu seorang traveler, yang katanya udah mengunjungi 44 negara dan katanya tanggal 9 nanti dia mau pergi lagi travelling selama satu tahun. Keren keren. Jadi weh makin pengen travelling, terutama bangetnya ke London hahaha teteeeepp.
Acara tanya jawab beres, penonton dipersilakan untuk minta tanda tangan plus poto bareng penulis. Orang-orang langsung pada berebutan ngantri, berbaris rapi minta tanda tangan sambil bawa bawa buku. Hmm, aku dan Dila tetap di bangku, galau harus gimana. Akhirnya mau tidak mau kami pun membeli bukunya. Hha, untung tadi sore baru ambil uang kalo enggaa, pasti lebih rempong lagi. Setelah beli buku, kita pun dapet antrian paling belakang, benar - benar paling belakang diantara semua penonton. Daan tanda tangan dapet, foto bareng juga dapet. Horrey !
Udah malem, kami pun pulang. 
Begitulah, hari ini tidak terduga yaah gara-gara ga sengaja liat pengumuman talkshow jadi pulang malem. Tapi ga nyesel juga sih, cukup inspiratif lah. Semoga lain waktu, ada kesempatan buat aku, Dila, Kak Anis, Ibu, Ayah dan kamu, yang baca tulisan ini untuk keliling dunia. aamiin.


empatoktoberduaribuduabelas
Keajaiban selalu ada dan berharap ada keajaiban yang menyenangkan di bulan ini..
limaoktoberduaribuduabelas

Rabu, 03 Oktober 2012

Derita si kecil menyayat hati
Tangan yang lemah mencoba meraih
Mungkin suratan jadi orang pinggiran

Lihatlah dan bukalah mata hatimu
Melihatnya lemah terluka
Namun semangatnya takkan pernah pudar
Hingga Tuhan kan berikan jalan

Kala manusia tak lagi kuasa
Bagai sebutir debu yang tak beradaya

Lihatlah kini kita begitu rapuh
Lihatlah dan bukalah mata hatimu
Melihatnya lemah terluka
Namun semangatnya takkan pernah pudar
Hingga Tuhan kan berikan jalan

Oooh lihatlah dan bukalah mata hatimu
Melihatnya lemah terluka
Namun semangatnya takkan pernah pudar
Hingga Tuhan kan berikan jalan
Matahati-Erry Band
*soundtrack Orang Pinggiran di Trans 7. Nonton deh, sangat menyentuh dan bikin kita lebih bersyukur :)
tigaoktoberduaribuduabelas

Minggu, 30 September 2012

Sahabat bukan orang yang selalu mengatakan kamu benar, tetapi sahabat adalah orang yang membenarkanmu ketika kamu salah.Itu tandanya dia peduli, itu tandanya dia sayang.
*hmm kalau yang di atas itu definisi sahabat, artinya sedikit sekali orang seperti itu, dan aku ingin menjadi salah satunya.
tigapuluhseptemberduaribuduabelas

Senin, 24 September 2012

London (lagi) :*

London ohh London..
mengapa aku selalu terbayang-bayang tentangmu?
mengapa aku selalu memimpikanmu?
aku ingin mendatangimu, ohh London..
emmuac mmuaaachh
*alay bangeuttzzz
gara-gara kemarenan sering ngeliat berita Olimpiade London, sirik sama atlet-atlet yang kesana hahaha..
duapuluhempatseptemberduaribuduabelas

Hal pertama yang membuat laki-laki tertarik pada wanita adalah wajahnya dan yang pertama kali membuat wanita tertarik pada laki-laki adalah perkataannya. Itu sebabnya mengapa wanita suka berdandan dan laki-laki suka berbohong.

Entah kenapa aku percaya ini. Entah mengapa..
duapuluhempatseptemberduaribuduabelas

Cuci Setrika

Dalam mencuci, bagiku yang paling menyenangkan adalah mencuci jilbab karena mudah dicuci dan ringan. Yang paling menyebalkan adalah mencuci kaos kaki, karena harus disikat berkali-kali biar kotorannya hilang. Apalagi kalo kaos kaki warna terang, sering bete kalo ga bersih-bersih.

Dalam menyetrika, bagiku yang paling menyenangkan adalah nyetrika kaos kaki karena bisa setrika asala bahkan ga perlu disetrika sebenarnya. Dan yang paling menyebalkan adalah nyetrika jilbab, karena licin dan harus pelan-pelan biar rapi merata.

*iseng iseng
duapuluhempatseptemberduaribuduabelas

Kamis, 13 September 2012